Rabu, 12 Desember 2012

Her *2


  _Nilawati Pangulu_

_Nila_
Gadis dari ujung timur yang bertolak ke Jakarta demi mencari sebuah ilmu. Ciri khas yang menunjukkan kalau dia memang anak perantauan dari Papua ialah rambutnya yang keriting J, karena secara kulit masih kurang meyakinkan sebab dia tercampur oleh darah Sulawesi.

Seorang gadis yang penuh semangat, ceria dan atribut yang dia kenakan sehari-hari di luar sepadan dengan apa yang dia lakukan kesehariannya di dalam. Dia rajin shalat, dia positif thinking, mampu menutupi kelemahan hati yang dimiliki seorang wanita (seperti: manja, galau, menangis) itu yang terlihat di hadapanku. Dia selalu memancarkan kebahagiaan, walau terkadang belum sampai ke relung hatiku untuk tergugah. Tapi dia selalu mengusahakannya, semoga kamu tak jemu-jemu menularkan itu kepada orang-orang seperti aku yang sebenarnya sangat membutuhkan obat itu (kebahagiaanmu)J. Pertahankan itu yah Nila. .

Memberi. Aku yakin kamu sedang belajar dalam hal ini. Terus kembangkan hati untuk memberi. Tidak usah hiraukan intimidasi bahwa kamu memberi yang tidak seberapa bila ada anggapan orang yang datang kepadamu. Aku sangat menghargai pemberianmu, terutama di hari kemarin. Sebuah lampu tidur yang lucu dan suatu pemberian yang unik di kala aku selalu memberi sesuatu yang biasa dilakukan orang lain.

Me 'n Her

Dia seorang teman sekaligus kuanggap sebagai adik sendiri. Benar satu sebutan “Matahari” yang menembakimu. Matahari akan selalu memancarkan terangnya pada sekitar, akan selalu memberi kehangatan kepada sesuatu yang membeku lalu mencair karenanya. Ya benar, kamu memang Matahari bukan sebuah Lilin yang nyala apinya terang-redup lalu mati. Kalau boleh aku sebut.. Matahari Muda. Muda karena memang kamu lebih muda dari aku J juga seperti sebuah jargon “Yang Muda Yang Bersemangat”.
Semoga kamu berkenan menjadi Matahari Mudaku,, itu saja pintaku. .

1 komentar: