Rabu, 12 Desember 2012

Her *1



Elsudarma Santi Helena Lumbantoruan


Santi
Biasa aku memanggilnya Santi. Kehadirannya merupakan salah satu berkat dalam hidupku. Bagaimana tidak? Dia turut berpengaruh dalam kebangkitanku di tahun 2012. Kumon, titik awal dari pemulihan keuanganku. Sejak awal tahun ini aku sudah lepas dari tanggung jawab orangtuaku akibat dari gagalnya harapan mereka atas diriku untuk lulus wisuda tahun 2011 kemarin. Tetapi TUHAN memberi jalan untuk menyambung hidupku sendiri melalui Santi.

Aku ingat betul satu perkataan dia sehingga secara tidak sadar hatiku terdorong karenanya,  “kita harus punya mimpi. Setiap orang yang hidup harus punya mimpi supaya lebih hidup. Mimpi kita jangan cuma diangankan saja tetapi harus juga diceritakan ke orang lain karena itu suatu berkat bagi orang yang mendengarnya.” Kamu benar San, aku terberkati ketika mendengarkan semua mimpi-mimpi yang kamu ceritakan. Seketika saat itu, aku pun teringat akan Adel, sahabatku dulu pernah berkata seperti itu, “Jangan pernah takut untuk bermimpi” terus ia ulang-ulang kalimat ini. Kamu punya banyak mimpi San, dan kamu tidak segan untuk menceritakannya kepadaku walau terkadang aku melihat beberapa keinginanmu meleset dari kenyataan. Tetapi kamu tetap secara optimis membuat mimpi-mimpi baru tanpa menggubris kesangsian orang lain terhadapmu. Tetap pertahankan itu San, dan jaga hatimu untuk tidak terintimidasi oleh kekecewaan yang mungkin orang lain dapatkan dari dirimu,, J


Me 'n Her
Lucu memang selama tiga tahun tinggal bersama di kozn ibu Maria, baru pada awal tahun 2012, di akhir bulan Januari dia menyapaku dan ada kelanjutan setelah itu. Beda sekali pada tahun-tahun sebelumnya, sekedar sapa, obrol and then lost conversation in a times :D. Yang kulihat setelah aku mengenal dia lebih dekat dan dalam, banyak sekali perubahan yang terjadi pada dirinya. Terutama dalam mimik muka dan tegur sapa. Dulu muka’mu sangat jutek sekali. Dan aku pun tidak berpikir apa-apa hanya gumam’an sesaat. Seringkali kita berpapasan, dia hanya menatapku dan aku pun datar menangkap tindakannya itu. Dan begitu seterusnya. Tetapi sekarang dia lebih gampang tersenyum. Dia memberikan senyum duluan kepada orang lain dan dari jarak jauh dia sudah menyapa orang yang akan dia temui. Seiringnya waktu aku terkena kebiasaannya ini. Ini karaktermu San, dan aku yakin kebiasaanmu ini terbentuk dari proses.

Thx GOD for the another chance that I had been knowing herself..
I blessed by her, God Bless her with good health, security, wealth, success, peace and joy, actually her final study. Grant him prayer too..
Hopefully, I want you to learn together about leave and enjoy the process. That can be more blessed for us..
GBUs Abudantly

3 komentar:

  1. kaka.. thanks for describe me. God bless you all the way. Love :)

    BalasHapus
  2. soooo nice sandy :) thanks for viewing this describe :)

    BalasHapus